Literasi Digital Gak Cuma Buat Ngetik, Btw. Ini Cara Gua Nge-dalilin Quote Ustadz Hanan Attaki

          


               Hai Guys, Sahabat pembaca yang dirahmati Allah, hidup di era digital seperti sekarang memberikan kita kemudahan yang luar biasa untuk mengakses ilmu, termasuk ilmu agama. Berbagai platform media sosial (sosmed) seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Twitter dipenuhi dengan konten-konten keislaman dari para ustadz dan dai. Salah satu tokoh yang sangat populer dan berpengaruh adalah Ustadz Hanan Attaki. Nah, kalian para gen-Z pasti gak asing dengan beliau. 

               Beliau dikenal dengan gaya dakwah yang santun, relevan dengan kehidupan anak muda, dan mudah dipahami. Banyak kutipan-kutipan (quote) beliau yang viral dan memberikan semangat positif. Namun, sebagai seorang muslim yang punya tanggung jawab literasi digital, kita tidak boleh hanya sekadar membagikan kutipan tersebut. Kita perlu memastikan bahwa apa yang kita sebarkan memiliki dasar (dalil) yang kuat.

                 Dengan itu, Tulisan ini akan menganalisis salah satu kutipan populer Ustadz Hanan Attaki dan menelusuri dasar dalilnya menggunakan sumber rujukan yang terpercaya, seperti Maktabah Syamilah dan website Dorar.net, sebagai bentuk praktik literasi digital yang baik.

Nah, aku mengambil salah satu kutipan Ustadz Hanan Attaki yang sangat terkenal adalah:

"Jangan pernah meragukan doamu tidak dikabulkan. Mungkin Allah sedang menunda untuk memberimu yang terbaik, atau menyiapkan yang lebih baik, atau melindungimu dari yang terburuk." 

Kutipan ini biasanya disampaikan untuk memotivasi umat yang sedang mengalami kesusahan atau merasa doanya lama dikabulkan. Pesannya menenangkan dan menguatkan, dengan fokus pada husnuzan (berprasangka baik) kepada Allah SWT. 

                        Sebagai pengguna media sosial yang cerdas, kita tidak boleh menerima informasi begitu saja, meskipun dari sumber yang terpercaya. Literasi digital mengajak kita untuk verifikasi. Apakah pesan positif ini memiliki landasan dalam Al-Qur'an dan Hadits? Oleh karena itu, di zaman sekarang yang teknologi sudah canggih aku memanfaatkan web yang bernama "dorar.net".

Dorar.net dikenal dengan ensiklopedia haditsnya yang lengkap dan sistem penilaian kualitas (takhrij) hadits yang sangat baik. Kita bisa mencari dengan kata kunci "istijabah ad-du'a" (pengabulan doa). Sebagai contohnya aku menggunakan web ini untuk menganalisis kutipan yang di sampaikan oleh Ustadz Hanan Attaki.  

                       



seperti itu isi dari situs dorar.net jadi kita lebih mudah menganalisis kutipan-kutipan yang sesuai dengan Al-quran atau Hadist. Di situs ini, kita akan menemukan firman Allah dalam Al-Qur'an:

QS. Al-Baqarah ayat 186:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya:

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran."

Ayat ini adalah jaminan langsung dari Allah bahwa Dia pasti mengabulkan doa. Kata "أُجِيبُ" (Aku kabulkan) adalah bentuk kata kerja (fi'il) yang menunjukkan kepastian. Ini memperkuat bagian pertama kutipan Ustadz Hanan, "Jangan pernah meragukan doamu tidak dikabulkan." 

Btw, tulisan ini aku buat untuk mata kuliah literasi digital dari Bapak Ubaidillah.  



#LiterasiDigital #UstadzHananAttaki #DakwahSosmed #MaktabahSyamilah #DorarNet #EtikaBerbagi

Komentar

Postingan Populer